AUDIENSI UMUM PAUS FRANSISKUS, Rabu 24 Juni 2015

Posted by Admin 26 June 2015 09:01:00 Categories: Editorial - Dokumen - Terjemahan

Para saudara saudari terkasih, kita semuanya mengetahui bahwa setiap keluarga pada waktu tertentu mengalami situasi dimana seorang anggota keluarga melukai perasaan yang lain melalui kata-kata, tindakan, kelalaian yang kita lakukan.
Bukannya menunjukkan cinta pada pasangan dan anak-anak kita, terkandang kita malah mengurangi dan merendahkan cinta itu. Menyembunyikan rasa sakit ini justru akan memperparah luka yang membawa
kepada kemarahan dan perselisihan di antara orang yang saling mencintai. Jika luka ini sungguh mendalam, luka ini dapat mengakibatkan pasangan untuk mencari pemahaman lain, yang dapat merugikan keluarga, terutama anak-anak.

Menjadi satu daging, setiap luka yang dialmi oleh pasangan terbawa oleh anak-anak,
terlahir dalam daging mereka. Bila kita mengingat bagaimana Yesus mengingatkan kita untuk tidak menyesatkan anak-anak kecil (Mt 18,6) kita semakin memahami tanggung jawab penting untuk menjaga
dan melindungi ikatan perkawinan yang merupakan dasar dari keluarga.
Kita bersyukur kepada Tuhan bahwa kendati luka-luka ini mungkin menyebabkan perpisahan,
namun banyak laki-laki dan perempuan tetap setia pada ikatan suami-istri, disokong oleh iman dan
cinta mereka pada anak-anak.
Sementara bagi mereka yang sedang mengalami kegalauan apapun, kita harus
merenungkan bagaiman cara yang paling baik untuk membantu dan mendampingi hidup mereka.
Mari kita mohon kepada Tuhan kiranya diberikan iman yang kuat agar dapat melihat
dengan mata-Nya kenyataan hidup berkeluarga, dan memohon cinta yang
mendalam untuk mendekatkan diri pada seluruh keluarga dengan hati-Nya yang penuh kerahiman.

Saya hendak memberikan salam hangat bagi para peziarah yang
hadir pada audiensi hari ini, termasuk mereka yang berasal dari
Inggris, Skontlandia, Irlandia, Swedia, Australia, Indonesia, Jepang, Philippina, Vietnam,
Kepulauan Banama, Kanada dan Amerika Serikat. Semoga Yesus menyembuhkan
setiap luka dalam hidup keluarga kalian, dan menjadikan kamu sekalian saksi akan
kerahiman dan cinta Tuhan. Semoga Tuhan memberkatimu sekalian!

Translated by: FS

@RadioMariaIndonesia

Comments

Comments are closed on this post.